Cara Membuat Dongkal (Awug)


Ketika masih usia SD saya tinggal di rumah Nenek di Kota Subang. Banyak jajanan tradisional yang sangat lezat, salah satunya adalah dongkal. Terkadang banyak yang menyebutnya awug. Apapun namanya itu yang penting kue ini merupakan salah satu kue favorite saya. Sayangnya ketika tinggal di Kota lain, tidak bisa menemukan penjual Awug/Dongkal. Sehingga terpaksa meminta Mamah untuk membuatnya. :D

Resep 1

Bahan:

  • 1 liter tepung beras (sebaiknya tidak menggunakan tepung beras kemasan tapi beras yang digiling sendiri)
  • 1/4 kg sagu
  • 1/4 kg irisan gula merah
  • Air dan garam secukupnya

Cara Membuat:

Kukus tepung beras menggunakan kain bersih hingga menggumpal.

Setelah dingin campurkan dengan sagu, aduk hingga rata.
Percikkan air garam ke adonan hingga adonan tidak menggumpal (buyar).

Masukkan adonan kedalam klakat (loyang yang terbuat dari bambu)/kukusan selang-seling dengan gula merah (lihat gambar).
Kukus hingga matang.
Sajikan dengan kelapa parut kukus yang dicampur sedikit garam.
Untuk +  20 porsi

Nb: gula merah boleh ditambahkan sesuai selera

Resep 2

BAHAN :

  • 1,5 kg tepung beras yg sudah diolah setengah matang.
  • 500 gram gula merah disisir halus (aslinya 750 gr, tapi ternyata menurutku terlalu manis)
  • 1 butir kelapa setengah tua, parut memanjang
  • garam 2 sdt
  • air 500 ml. (garam dilarutkan dalam air)
  • beberapa lembar daun pandan

CARA MEMBUAT AWUG TEPUNG BERAS KHAS BANDUNG :

  1. siapkan kukusan kerucut dan dandang tinggi (seeng kalo orang sunda bilang), didihkan air sampe beruap banyak, bisa juga air kukusan diberi daun pandan agar wangi.
  2. siapkan kukusan bambu, (supaya berdiri saya taruh dipanci kosong yang tinggi).
  3. campurkan 1/2 butir kelapa parut dengan tepung beras, beri air garam sedikit2, aduk hingga lembab dan berbutir2.beri beberapa lembar daun pandan di dinding kukusan., kemudian sendokan gula merah, tepung beras secara berselang seling sampai habis.memberikan lapisan gula merah, jangan terlalu tebal, cukup tipis saja. Sedangkan lapisan tepung beras agak lebih tebal.
  4. lapisan tepung terakhir agak dikumpulkan ditengah jangan melebar ke pinggiran kukusan bambu. tutup dengan daun pisang, setelah itu tutup dengan tutup panci. kukus sampai matang. Cek 15 menit kemudian, lihat apakah sudah padat menyatu, jika belum, berikan waktu 5 menit lagi dan cek kembali. setelah matang angkat, tumpahkan sekaligus diatas tampah atau baskom besar beralas daun pisang. bentuk kerucutnya itu unik.

sumber: menu kite, pendidikan rohmah, dan kreasi masakan

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s